Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2016

Uraian Rindu Untuk Ayah - Putri batul :)

Uraian Rindu Untuk Ayah Putri Matlubatul Izzah Rerintih sedih kutanggung bersama pilu Reruntuh keluh berlagu sepi Kunikmati rentan lemas Saat ayah jauh dari jiwa Tiada lagi cium singkat untuk kening kecilku Tiada lagi jemari hebatmu Yang slalu menjadi penghapus luka batin dan ragaku Bersama bahagia, ayah ubah jutaan perih menjadi makna yang teruntai Laksana embun memijar saat aku terlelap pada haus karna resahku Ayah tak pernah ujarkan pukul padaku Tak pernah kudengar cacimu Tak pernah kurasakan kejammu Hanya saja pesan tegasmu yang selalu menancap Selalu kuingat, agar kubersiap menghempas nyata yang sulit kutampa Pekik manis yang membangkitkan aku dari kejatuhan Yang teramat resah Saat aku harus membendung rasa haru tanpa hadirmu Keluh perih karna timpukan kesal, pupusnya hati, dan perihnya pengkhianatan Inginku bertanya arti Inginku melawan sulitnya terjal Inginku mengurai simpul mati Sebongkah pertanyaan hanya sanggup k...