Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2016

Kemunafikan - Putri batul

Kemunafikan Putri Matlubatul Izzah Lalu untuk apa memerhatikan seseorang yang tak menggubris satu pandangku sekalipun Ingatkah saat kita dahulu saling bertatap muka dan menukar tebaran bunga yang memaksa memekarkan jutaan gulir kerinduannya Saat kebetulan kita melaksanakan kewajiban dengan shalat berjama’ah Kamu selalu memilih untuk berada pada depan lurusku Dimana aku akan berdiri tegak menghadap Tuhanku dengan harap tujuan hidup yang tertata Dengan rambut basah karena terbasuh air wudhu Dirimu membuatku selalu terbata dalam berkata-kata Seolah terbayang serperti kulihat imam bersahaja yang akan menuntunku pada langkahku esok Bayangkanlah betapa bahagianya hati jika kekasih yang kuyakini berada dalam takdir, hidup dan bagian dari doaku Coba kutanya apa kamu pernah merasakan jutaan manis yang tlah kamu ciptakan ? Meski sebenarnya kamu tak mengerti satupun dari kisah yang kurasakan pada lubuk hatiku yang terendam rasa yang penuh kebahagiaan Perasaan ya...

Baris tanya rahasia - Putri Matlubatul

Baris Tanya Rahasia Mengertilah satu titik kecil yang mencoba timbul dibenakku Yang menusukiku Menyuruhku terus memikirkan apa arti hadirnya kamu Seolah menjadi rasa yang merekah Merajut hal baru yang mewarnai jiwa hampa ku Dan mengisi lika-liku hidupku saat aku mulai membuka lembar barunya Satu kesakitan ini kurasa  adalah kerinduanku Mata sidip yang lucu itu Hingga raut wajah indah itu.. Menjadi gambaran manis yang terlukis dalam kotak bayang-bayang kosong dipikirku Entah embun dingin seperti apa yang menyejukanku Menghempaskan segala lukaku Hingga memudahkan aku tuk melepas segala kehancuran yang mencoba meruntuhkanku Karna mengenalmu saat awal kalinya Aku menjadi mengerti apa makna pengenalan, perpisahan dan pengalaman Hingga ungkapan pendek yang menguatkanku Seutas kalimat singkatmu yang sampai kini masih kuingat jelas  “Pengalaman itu menjadi tolak ukur untuk langkah selanjutnya” Seolah cahaya kecil yang awalnya tak kasat ...

Putribatul - Menembus luka

Menembus Luka Apa artinya mencintai tanpa dicintai Mengenaskan Menahan dan menepis segala duri sendirian Tangis rindu dan renung sepi puas kurasakan Bersama senyum tawa yang hanya sesaat tertenangkan Sakit yang terus tergenang lalu tersirat-sirat Rasakanlah Mungkin karna kamu belum merasakannya Atau kamu memang sulit mengerti artinya Bayangkanlah Saat semua yang kualami berbalik pada dirimu Saat kamu akan benar-benar terkapar Apa kamu bisa merasakan jika lalu kamu terdampar? Lalu bagaimana? Kamu memintaku tuk terluka lagi ? Jatuh lagi? Dimana hati yang dahulu sangat kukenal? Lalu yang kulihat pada dirimu kini siapa? Kamu datang, berlari untukku, lalu kamu pergi untuk berpaling Bayangkan keping-keping kepercayaan yang dahulu mengutuh Dan kini kamu lebur dengan cara yang singkat Kesetiaan yang hancur karena biji kesombongan yang mengakar menjadi keegoisan Leburan hati yang berlumuran merah perih ini Takkan mudah terlepas dari memori kena...