Baris tanya rahasia - Putri Matlubatul



Baris Tanya Rahasia


Mengertilah satu titik kecil yang mencoba timbul dibenakku
Yang menusukiku
Menyuruhku terus memikirkan apa arti hadirnya kamu
Seolah menjadi rasa yang merekah
Merajut hal baru yang mewarnai jiwa hampa ku
Dan mengisi lika-liku hidupku saat aku mulai membuka lembar barunya
Satu kesakitan ini kurasa  adalah kerinduanku
Mata sidip yang lucu itu
Hingga raut wajah indah itu..
Menjadi gambaran manis yang terlukis dalam kotak bayang-bayang kosong dipikirku

Entah embun dingin seperti apa yang menyejukanku
Menghempaskan segala lukaku
Hingga memudahkan aku tuk melepas segala kehancuran yang mencoba meruntuhkanku
Karna mengenalmu saat awal kalinya
Aku menjadi mengerti apa makna pengenalan, perpisahan dan pengalaman
Hingga ungkapan pendek yang menguatkanku
Seutas kalimat singkatmu yang sampai kini masih kuingat jelas
 “Pengalaman itu menjadi tolak ukur untuk langkah selanjutnya”
Seolah cahaya kecil yang awalnya tak kasat
Lalu datang perlahan menerangi kegelapan

Tahukah kamu apa ini ?
Bahkan aku sendiri bertanya-tanya
Ada yang sedang mengguncang hati ?
Rasa yang meluluhkan bekunya hatiku
Lantas apa yang terlintas lalu memekarkan semua ini ?

Kamu menahankan segala luka perih dan lara pedih
Walaupun diriku seolah seperti daun yang rontok tanpa daya
Kamulah yang merampasku diantara mereka yang sepertiku
Aku tak mengerti satu alasanpun mengapa aku merasakan seluruh rasa ini

Wujud seperti apa yang telah kamu ukir untuk hati kecilku ?
Hati polosmu yang seolah seperti kuas yang mencoba menorehkan satu persatu rasa
Hingga semua itu membuat sukmaku menciptakan segala rasa pelik
Yang semakin lama membuat jantungku tak mampu berhenti berdegup panik
Seperti ada kerikil kecil yang sedang kuinjak, masih kutahan meski kutahu bagaimana sakitnya
Sampai kamu tahu apa maknanya



Baris-baris kata ini masih tetap berdiri
Masih tetap berbaris
Sedikit demi sedikit membawa kata tanya
Yang aku tahu , aku ingin kamu mengetahui sesuatu pada waktunya

Selama aku mampu, pertanyaan kecil ini akan tetap menjadi rahasia





Putri Matlubatul Izzah 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Luka yang kusadari - Putribatul :)

Luka yang sama

Terlalu Perasa - Putri btl