Sanggupkah Kau Kupanggil Sahabat? - Putri batul :)



Sanggupkah Kau Kupanggil Sahabat ? 



Putri Matlubatul Izzah

Hai,
Kusebut kau ‘temanku’
Selalu kukejar-kejar jemarimu
Kau tetap berlari walau kudekap erat
Fajar merekah hingga daun me-layuh

Menjemput dan menantimu
Duduk bermenung pada kayu bertumpu,
Di depan kelasmu
Mencari-carimu dari sudut gerbang sekolah
Setiaku menunggumu

Kau ulurkan tolongmu
Nalurimu tuntun kegigihanku
Bulat matamu tak pernah terpancar kelancungan
Pelita berkedip-kedip
Menyala lebih terang

Lenggak-lenggok tawamu menghapus tangisku
Mendekapmu lah.. hangatku
Sejatiku, bersamamu
Bingung, pilu
Resah, risau
Kau usap dengan mudahnya

Langkahku dan langkahmu selalu beriringan
Terucap singkat ucap ekstrinsik yang mirip si Jampang yang membangunkan gelapku
Omel manismu buatku bahagia
Ingin kupelukmu tiap berputarnya waktu

Hanya kutahan, ‘temanku’
Rasa berkecamuk haru
Saat kau hilang
Saat kau pergi
Melangkah tanpa memandangku
Sekejap kutahu kau takkan tega ‘temanku’

Kobaran api rindu kutanggung bersama perih tanpa hadirmu ‘temanku’
Tanpamu aku adalah satu rumput ditengah tanah gersang ‘temanku’
Terus menerus kubilang, tapi kau bimbang ‘temanku’
Kau lebih dari sepupuku,

Masihkah ku harus memanggilmu “teman?”.
Masihkah tanya mengikatmu?
Masihkah ragu menggantungmu seperti asap?


Inginku abadi bersama-sama
Inginku kekal bersama-sama
Boleh ku ubah panggilku padamu?
Bunyi hati yang berderit-derit ingin memanggilimu “Sahabatku”



Request by : Risa Annisa

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Luka yang kusadari - Putribatul :)

Luka yang sama

Terlalu Perasa - Putri btl