Sama Halnya
sama halnya dengan api yang terlihat tak menyala. kuselipkan sebuah nama yang enggan kusebut dalam nyata, hanya saja kutiupkan dalam setiap hembus sujud dan doa (':
sama halnya dengan rintik yang hanya kauintip namun tak kaudatangi. aku hanya sepercik bekas hujan yang kauinjak di lubang jalan.
sama halnya dengan jejatuhan daun yang berserakan, tak kaugubris. namun, kau seret dengan alas kakimu. hijau meneduhi, kuning bertabur, terbang tak berarah. tak peduli mengejarmu hingga kemana, pasrah-- hingga suatu waktu takdir membuat kamu memutuskan untuk menggenggamku, mempermainkanku atau menguburku dalam-dalam agar aku tak lagi bisa menginginkan untuk membersamaimu:")
sama halnya dengan rintik yang hanya kauintip namun tak kaudatangi. aku hanya sepercik bekas hujan yang kauinjak di lubang jalan.
sama halnya dengan jejatuhan daun yang berserakan, tak kaugubris. namun, kau seret dengan alas kakimu. hijau meneduhi, kuning bertabur, terbang tak berarah. tak peduli mengejarmu hingga kemana, pasrah-- hingga suatu waktu takdir membuat kamu memutuskan untuk menggenggamku, mempermainkanku atau menguburku dalam-dalam agar aku tak lagi bisa menginginkan untuk membersamaimu:")
Komentar
Posting Komentar