Apa Aku Di Matamu? - Putri batul

“Apa Aku Di Matamu?"

Setiap kali aku teringat samar bayang indahmu yang datang tanpa seizinku. Harus apa saat aku hanya bisa bertatapan dengan dusta yang kusimpan karena aku tak sanggup menahan rasa ini sebab kau adalah temanku sendiri. Semua akan selalu sama setiap harinya, termasuk hakku untuk bicara. Selalu saja kita bertukar cerita. Sudah lama aku mengenalmu, termasuk tingkahmu itu. Tawamu selalu meluap-luap, hingga membuatku gemas. Sikapmu yang hangat kini meluluhkan bekunya pedihku. Aku tak menyangka, semua ini datang begitu saja. Tanpa tanda dan tanpa kukira. Kau dan aku bernasib sama, mengucap kepeluhan yang sama. kepergian kekasih yang membuat kita merisau pada tiap topik bincangan canda membawa kita pada kekeluhan yang sama. Pilu yang ada membuat kita muak. Aku ingin berhenti berlari untuk mengejar harapan yang takkan ada jabahannya. Cinta yang tragis mencekikku hingga membuatku tak mau tahu tentang pria. Tapi kau ada, terus saja ada sebagai penghapus resahku. Kau terlihat sebagai pahlawan yang membuatku kembali beranjak dari redupnya asa. Setelah sekian lama, ada yang berbeda sebab kata mesramu. Kau membuatku kebingungan, membuatku tak sanggup memberhentikan pikirku yang berputar-putar. Kau selalu bercanda, membawa bahan kata cinta yang membuatku lupa atas penyebab luka dalam hatiku. Kau seperti kedipan cahaya yang pernah kulihat, kau datang dan pergi untuk dicari. Tak tahu apa yang harus kuperbuat saat kau mulai membuatku berangan dan berharap. Selalu saja kau datang seolah bersama cinta yang sengaja kau bawa untukku namun tak untuk kau balas. Jutaan bualan kata manis begitu mudahnya kau ujar tanpa kau kira bagaimana kacaunya batinku. Kau buat aku menari mengelilingi kekelabuan. Berlarian dalam harap yang semu, kau menarik-ulur hatiku.

Karena hanya aku yang selalu kau peluk saat kau perlu, yang selalu kau genggam erat saat kau butuh. Aku hanyalah satu hal yang kau cari-cari saat lainnya tak mampu ada untukmu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Luka yang kusadari - Putribatul :)

Luka yang sama

Terlalu Perasa - Putri btl