Putri batul - Bayang Semu


Bayang Semu

Dalam resah yang mendesah, aku sedang bersama rindu yang tak pernah kaugugu. Tak pernah kautahu bahwa ia menggeram dalam mimpi burukku tiap malam, menenggelamkan hatiku dalam harapan yang terlanjur meremang. Kau selalu menang dalam persaingan untuk melupakan. Kau terkenang dalam sudut pandang hatiku sebagai pemecah melodi indah yang kubuat dengan sulitnya.

Terakhir kali kubertemu denganmu, kulihat betapa jelasnya dingin tatapanmu. Membuatku membeku dalam nada yang sulit kumengerti. Sulit kumengais kembali dirimu yang tak mungkin berbalik arah menuju hadirku. Kejamnya kenangan yang kaubuat untuk menyakitiku. Tetap bersamaku, menemani hampanya malamku yang tak lagi berirama. Aku tak sendiri, aku selalu bersama bayangmu yang memelukku dalam kesepian yang menusukiku. Kau selalu membisu walau kautahu aku memintamu untuk bicara.

Kautinggalkan banyak janji, kauminta diriku untuk tetap bersamamu. Kauminta diriku untuk tidak meninggalkanmu, kaubuat diriku berjanji untuk selalu memilihmu. Kumiliki dirimu seutuh yang kauminta. Kutumpahkan segala tulus yang lama kusembunyikan, kubuang benciku padamu. Namun, setelah itu kau pergi meninggalkan harummu. Kau pergi menyisakan durimu, kau pergi untuk bersama sahabatku. Kau tak peduli meski aku menangis berhari-hari, aku mencintaimu tanpa banyak bertanya, tetapi kau menghempasku tanpa sepatah kata.

Kau membuatku malas dengan cerita cinta. Namun kau seolah menuntunku menulis kekeluhan yang ada. Kau membiarkanku menerpa imbas karena terlalu larut dalam pilu yang membuncah. Kadang kau hadir dalam kalimat matematika, merumitkanku dan membuatku lelah. Hingga diriku bosan mencarimu. Hingga aku kesal karena memikirkanmu. Aku tak mampu menahan perihnya sisa kenangan yang menusuki relung batinku. Aku tak mampu lagi berdiri di atas jutaan luka yang makin lama meruncing. Biarkan aku berlari sekuat rapuhan hatiku.

-putribtl

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Luka yang kusadari - Putribatul :)

Luka yang sama

Terlalu Perasa - Putri btl