Apa Aku Di Matamu? - Putri batul
“Apa Aku Di Matamu?" Setiap kali aku teringat samar bayang indahmu yang datang tanpa seizinku. Harus apa saat aku hanya bisa bertatapan dengan dusta yang kusimpan karena aku tak sanggup menahan rasa ini sebab kau adalah temanku sendiri. Semua akan selalu sama setiap harinya, termasuk hakku untuk bicara. Selalu saja kita bertukar cerita. Sudah lama aku mengenalmu, termasuk tingkahmu itu. Tawamu selalu meluap-luap, hingga membuatku gemas. Sikapmu yang hangat kini meluluhkan bekunya pedihku. Aku tak menyangka, semua ini datang begitu saja. Tanpa tanda dan tanpa kukira. Kau dan aku bernasib sama, mengucap kepeluhan yang sama. kepergian kekasih yang membuat kita merisau pada tiap topik bincangan canda membawa kita pada kekeluhan yang sama. Pilu yang ada membuat kita muak. Aku ingin berhenti berlari untuk mengejar harapan yang takkan ada jabahannya. Cinta yang tragis mencekikku hingga membuatku tak mau tahu tentang pria. Tapi kau ada, terus saja ada sebagai penghapus resahku. Kau t...